Langsung ke konten utama

Pengunaan Control Flow If Else


1.       Apa itu Control Flow?
Sering kita ingin program kita untuk memberikan respon yang berbeda bergantung terhadap masukan dari user atau nilai dari variabel tertentu.
Control Flow adalah sebuah cara untuk memberi tahu program instruksi apa yang harus dijalankan. Mungkin itu terdengar sulit, tapi sebenarnya sangat mudah! Ini hanyalah sebuah cara untuk mengajarkan program kita untuk membuat keputusan.
Contoh:
$pisang_goreng = 3;

if ($pisang_goreng > 0) {
    echo "Wah ada pisang goreng! Makan ah!";
} else {
    echo "Gak ada pisang goreng! Masakin dong!";
}
2.       Membuat Perbandingan
Sebelumnya kita harus belajar bagaimana caranya untuk membandingkan dua buah angka. Kita mulai dengan melihat operator perbandingan di PHP. Kita tahu bahwa 2 itu lebih kecil dibandingkan 7, tapi bagaimana kita menyatakannya?
Perbandingan yang bisa kita lakukan adalah:
1.   <: lebih kecil dari ( 6 < 7 )
2.   >: lebih besar dari ( 7 > 6 )
3.   ==: sama dengan ( 2 == 2 )
4.   <=: lebih kecil atau sama dengan ( 2 <= 3 )
5.   >=: lebih besar atau sama dengan ( 3 >= 2 )
6.   !=: tidak sama dengan ( 6 != 7 )
Ini adalah perbandingan yang dasar, di PHP terdapat operator perbandingan yang lainnya.
Contoh:
$pisang_goreng = 3;

if ($pisang_goreng > 0) {
    echo "Wah ada pisang goreng! Makan ah! </br>";
} else {
    echo "Gak ada pisang goreng! Masakin dong! </br>";
}
$pisang_nasi = 3;

if ($pisang_nasi > 5) {
    echo "Wah ada pisang goreng! Makan ah! </br>";
} else {
    echo "Gak ada pisang goreng! Masakin dong! </br>";
}

$pisang_nasi = 3;

if ($pisang_nasi >= 5) {
    echo "Wah ada pisang goreng! Makan ah! </br>";
} else {
    echo "Gak ada pisang goreng! Masakin dong! </br>";
}
$pisang_nasi = 3;

if ($pisang_nasi <= 0) {
    echo "Wah ada pisang goreng! Makan ah! </br>";
} else {
    echo "Gak ada pisang goreng! Masakin dong! </br>";
}

$pisang_nasi = 3;

if ($pisang_nasi == 0) {
    echo "Wah ada pisang goreng! Makan ah! </br>";
} else {
    echo "Gak ada pisang goreng! Masakin dong! </br>";
}

$pisang_nasi = 3;

if ($pisang_nasi != 0) {
    echo "Wah ada pisang goreng! Makan ah! </br>";
} else {
    echo "Gak ada pisang goreng! Masakin dong! </br>";
}

3.       If
Sekarang kita bisa membandingkan dua buah angka. Tapi apa yang kita lakukan dengan hasil perbandingan kita? Kita bisa melakukan sesuatu jika hasil perbandingan benar (true) atau melakukan hal yang lainnya jika hasil perbandingan salah (false).
Dengan sebuah pernyataan if kita mencoba memeriksa jika sesuatu itu benar. Jika hal yang kita periksa bernilai benar maka kita akan melanjutkan untuk mengeksekusi bagian codenya.
Sebagai contoh, kita ingin memeriksa jika umur seseorang cukup untuk mengendarai mobil:
$umur = 17;

if ($umur >= 17 ) {
    echo "Anda boleh menyetir!";
}
Biasanya anda memiliki sebuah variabel dan anda ingin melakukan sesuatu karena nilai dari variabel tersebut melebih batas tertentu. Contoh lain adalah jika anda mempunyai sebuah toko dan anda ingin memberikan diskon kepada siapapun yang membeli lebih dari 5 barang.

Contoh:
$benda = 7 ;
if ($benda > 5) {
  echo "Anda mendapatkan diskon!";
}

4.       Menambahkan sebuah else

Sejauh ini kita telah memikirkan tentang menemukan jika sesuatu itu bernilai benar (true). Tapi bagaimana jika kita ingin melakukan sesuatu jika hal yang kita periksa itu tidaklah benar (false). elseadalah teman anda disini. Ia akan menjaga jika code yang dijalankan bernilai false:
$nama = "Tiffany";
 
if ($nama == "Taeyeon") {
  echo "Saya kenal anda!";
} else {
  echo "Kamu siapa ya?";
}
Di unit ini, anda adalah seorang penjaga toko yang sangat baik hati. Anda akan memberikan diskon ke pembeli yang membeli 5 barang atau kurang. Tentunya diskonnya harus lebih kecil.
Contoh:
$benda = 2;  // Berikan nilai untuk variabel $benda

// lengkapi code dibawah sesuai instruksi
if ($benda <= 5) {
  echo "Anda mendapatkan diskon 5%!";
}
else{
  echo "Anda mendapatkan diskon 10%";
}

5.       else + if = elseif

Hebat! Kita telah belajar menentukan diskon untuk pelanggan kita. Diskon besar untuk pembeli yang membeli lebih dari 5 barang, dan sebuah diskon kecil untuk mereka yang membeli 5 barang atau kurang.
Tapi kemudian anda berpikir, "Hm, saya tidak mau memberikan diskon untuk orang yang hanya membeli satu benda." Apa yang harus kita lakukan?elseif adalah jawabannya!
elseif adalah gabungan dari else, yang artinya "yang lain", dan if yang artinya "jika". Sehinggaelseif kurang lebih artinya "yang lain jika".
Contohnya kita ingin bermain permainan tebak angka, kita bisa melakukan seperti ini.
// asumsikan kita punya
// $angka dan $tebakan  
// yang telah didefinisikan
if ($tebakan < $angka) {
  echo "Tebakan terlalu rendah!";
} elseif ($tebakan > $angka) {
  echo "Tebakan terlalu tinggi!";
} else {
  echo "Tebakan anda benar!";
}
Anda bisa menuliskan elseif atau else if dengan spasi. PHP memperbolehkan keduanya.
Contoh:
$benda =  1;

// lengkapi code dibawah sesuai instruksi
// ganti "?" dengan kata/karakter yang sesuai

if ($benda > 5) {
 echo "Anda mendapatkan diskon 10%!";
} elseif ( $benda == 1 ) {
   echo "Maaf, anda tidak mendapatkan diskon.";
} else {
 echo "Anda mendapatkan diskon 5%!";
}


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam Macam Tag dan Fungsinya dalam HTML

Tag adalah sesuatu yang digunakan untuk menandai elemen-elemen dalam suatu dokumen HTML.Tag html biasanya terdiri dari tag pembuka dan tag penutup, tag pembuka <nama tag> dan tag penutup </namatag> namun ada beberapa hanya mengunakan 1 tag dengan mengabungkan tag pembuka dan tag penutup contoh <br/> contoh tag dngan 1 tag: 1. <br/> break ganti baris 2. <hr/> membuat garis horisontal 3. <img/> menampilkan gambar U sahakan untuk menutup semua tag. Penulisan untuk semua Tag bebas, maksudnya kita bisa menggunakan huruf besar, huruf kecil, bahkan dicampur ( tidak case sensitive ). Tapi untuk mengantisipasi standar penulisan Tag, sebaiknya kita menggunakan huruf kecil semua. Tag dalam HTML mempunyai berbagai jenis, yaitu Tag Tag dasar, Tag Tag pemformatan, Tag Tag Computer-Output, Tag Tag Citation, Quotation, dan Definition dan masih banyak lainnya. 1. Tag Dasar Tag awal Kegunaan ...

Hak Akses direktori atau Folder /var/www/ php di Ubuntu

Hak Akses direktori atau Folder /var/www/ php adalat tempat Untuk menyimpan atau menjalankan file PHP di Linux kita harus menyimpannya di folder /var/www, tentunya kita tidak dengan mudah membuat file atau folder di www seperti kita memakai easyphp,xampp, dll yg biasa kita jalankan di windus. Tapi dengan sedikit kemampuan mencari-cari tutorial tentang php di Linux via oM google, akhirnya dapat juga cara untuk dapat mengakses file tersebut. Kita dapat mengakses atau membuat folder dengan mudah di /var/www/ dengan cara : Buka terminal yang ada di Applications->Accessories->Terminal atau ctrl+alt+t ketikkan sudo su chmod 777 -R /var/www/ masukkan password anda sekian postingan tentang membuka hak akses di php

Membuat Segitiga 1

  for ($i=0; $i < 7; $i++) { for ($j=0; $j < $i; $j++) { echo "1 "; } echo "<br/>"; }   Penjelasan : 'for' adalah loop yang terus terjadi selama kondisi masih 'true'. Di dalam parameter "(....;.....;....)" terdapat: $i=0       yang artinya mendefinisikan bahwa variable $i bernilai 0 . $i < 7      yang artinya variable $i harus bernilai dibawah 7 agar code di dalam {} dapat berjalan. Jika nilai variable $i di atas 7 maka code di dalam {} tidak akan berjalan. $i++      artinya nilai variable $i akan ditambah 1. code $i++ sama dengan $ + 1. Di dalamnya terdapat loop for lagi dan echo untuk pindah ke baris baru. loop for dan echo tersebut akan berjalan ketika nilai $i kurang dari 7. for yang di dalam memiliki parameter berupa $j = 0 yang mendefinisikan bahwa $j bernilai 0. Kemudian ada $j < $i berupa kondisi bahwa variable $j harus bernilai kurang ...